Tragedi tali Kutang Smu 70 Jakarta
Mungkin ini ada hubungannya ama lagu cak digin yang berjudul “tragedi tali kutang”, Vhia yang tak mengenakan kaus dalam hingga tali Bra nya kelihatan membuat seniornya geram.., menurut Euodia sang pelaku kekerasan seperti di kutip dari detikcom, di smu 70 ada semacam peraturan tidak tertulis yang mewajibkan anak kelas 1 untuk mengenakan kaus dalam.
Bener ya hanya berlaku untuk kelas 1??
Aturan aneh ini tetap berlaku di sekolah elite ini meski tidak dalam bentuk tertulis, Setelah Vhia, korban penganiayaan senior di SMU 70 jakarta ini melapor ke polisi, masalah Tragedi tali kutang di SMU 70 ini mencuat kepermukaan.
id facebook vhia atau id facebook Novia Yuma Shanti (nama asli Vhia) pun menjadi pencarian yang menglami kenaikan di facebook.
Detik com pun mengeluarkan 2 versi terkait dengan tragedi tali kutang SMU 70 jakarta ini, versi dari si korban penganiayaan dan versi dari senior pelaku penganiayaan,.
Dalam versi senior, Euodia menjelaskan
“Saya menyuruhnya untuk nunduk dan jongkok serta untuk jangan menjawab satu pertanyaan sekali pun. Arvi pun yang melihat anak itu sedang jongkok hanya mendorong secara halus pundaknya untuk mengganggu keseimbangannya sambil bercanda,” jelasnya
ye… atuh sama aja non… itu namanya “ngajongklokeun” …. bercanda tapi ampe tangan vhia lebam gitu gemana sih????
Sebenarnya ada kesimpang siuran berita, berita lain beredar bahwa vhia tidak memakai BH , atau kutang, tapi berdasarkan berita dari detik yang benar adalah Vhia tidak mengenakan kaus dalam ,
Jadi di smu 70 khusus siswa kelas satu wajib mengenakan kaus dalam yang menutupi tali kutang, meski peraturan ini berdasarkan pengakuan dari senior sendiri tidak tertulis, tapi tetap di patuhi oleh siswi SMU 70 ,, mungkin karena takut nglamin penganiayaan seperti vhia…
Seperti Vhia, akun facebook Euodia pun banyak di cari pengguna facebook.



