Archive for the ‘PHP’ Category
Cara Setting VPS untuk Web Hosting dari Awal (centos)
Berikut ini akan saya tuliskan beberapa cara setting VPS untuk keperluan webhosting dari awal, kebetulan vps yang saya gunakan memakai OS centos namun pada dasarnya sama saja, meskipun ada beberapa cara install yang berbeda pada OS lain.
Dengan tulisan yang ala newbie ini di harapkan pembaca tidak kerepotan memahami tahap – tahap install vps atau dedicated server untuk di jadikan sebagai webhosting, karena akan saya tulis dengan bahasa yang sederhana.
Software yang Harus di Install
Untuk memenuhi kebutuhan hosting sebuah server harus terinstall beberapa software yang di perlukan berdasarkan pengalaman pribadi software-software yang di perlukan adalah sebagai berikut.
-
- Apache
Software ini biasanya sudah terinstall saat kita menyewa VPS gunanya agar file html dan folder bisa di buka malalui komputer lain (internet) menggunakan web browser. ini mutlak di butuhkan jika kita ingin menggunakan VPS yang kita sewa sebagai web hosting. - PHP
berfungsi untuk menjalankan script PHP, ini mutlak di butuhkan jika kita ingin menggunakan CMS wordpress dan yang lainnya, tanpa PHP script php tidak bisa di jalankan. - MySQL
Berfungsi untuk menyimpan database dari situs kita seperti postingan, komentar dan yanglainnya. WordPress, Joomla dan CMS yang lainnya juga membutuhkan MySQL database.
- Apache
Dengan ke empat software di atas VPS atau dedicated server kita sudah bisa di pakai untuk keperluan webhosting, selanjutnya untuk mempermudah kita dalam melakukan setting website bisa di gunakan file manager dan site manager agar hosting bisa di install beberapa situs, untuk hal ini saya menggunakan webmin.
Setelah kita mengetahui kebutuhan software untuk VPS sebagai webhosting mari kita coba bahas beberapa cara tentang menginstall software tersebut.
Untuk menginstallnya anda membuthkan putty exe di komputer lokal anda. silahkan download putty.exe melalui website resminya.
Conect Putty.exe dengan VPS
caranya cukup mengetikan IP di kolom yang tersedia kemudian tekan OPEN seperti pada gambar berikut ini
setelah login maka akan muncul halaman hitam ketikan user dan pasword anda seperti pada gambar berikut ini
pada bagian login as isikan dengan “root” kemudian ikutin dengan pasword loginnya, bagi yang baru menggunakan putty jangan heran ketika mengetikan pasword memang hurufnya tidak muncul di layar.
Install Apache
Setelah putty atau ssh berhasil terhubung dengan VPS kini saatnya install beberapa software yang di butuhkan seperti yang saya tuliskan di atas. yang pertama kita lakukan adalah install Apache, meskipun memang biasanya Apache ini sudah terinstall di VPS.
copas perintah di bawah ini dan pastekan di ssh (cara pastenya cukup tekan mose bagian kanan sekali saja)
yum install httpd
Proses instal akan berjalan
selanjutnya ketik atau copas perintah berikut ini di ssh
chkconfig httpd on
Ini berguna agar apache berjalan secara otomatis saat vps di restart.
Selanjutnya
service httpd start
Untuk start software apache
Install PHP
Perintahnya adalah
yum install php
Selanjutnya
yum install php-mysql php-gd php-imap php-ldap php-odbc php-pear php-xml php-xmlrpc php-mcrypt
selanjutnya restart apache agar PHP mulai di terapkan
service httpd restart
Install MySQL
Perintahnya adalah
yum install mysql-server mysql php-mysql chkconfig --levels 235 mysqld on service mysqld start
Perintah di atas sudah saya gabungkan di baris pertama adalah perintah untuk menginstall my sql di baris ke dua adalah untuk membuat mysql menjadi autostart dan yang baris ke tiga adalah untuk start mysql
Dengan langkah di atas VPS anda sudah siap di gunakan untuk web hosting untuk membuatnya anda bisa masukan filte html atau php di folder
/var/www/html/
Caranya anda bisa uploud menggunakan software winscp anda bisa mendownload di situs resminya untuk mendapatkan WinSCP klik di sini
Anda sudah bisa memulai pekerjaan membuat website di VPS, namun masih ada beberapa software yang perlu anda install sebagai pelengkap untuk memepermudah pekerjaan anda seperti FTP server untuk transfer file dan file manager untuk mengatur file secara gui.. semoga bermanfaat ya,,,
Cara Bikin List File Isi Folder Dengan PHP
Bikin List File dengan PHP mungkin jarang di pake, tapi sewaktu-waktu butuh juga, contoh kasusnya ketika saya membuat script untuk menampilkan Smilies atau Emoticons di BBpress, Script itu membutuhkan sebuah array berupa daftar Icon yang akan di tampilkan, nah kalau tuh icon saya tulis satu persatu tentu akan melelahkan dan resiko salahnya akan besar, makanya saya cari-cari lagi script untuk membuat list file dengan PHP,
Setelah bolak balik ke Php.net, akhirnya ketemulah halaman ini http://php.net/manual/en/function.readdir.php sebuah halaman yang menjelaskan Fungsi readdir. setelah poles-poles dikit jadilah script seperti ini,,
<?php
if ($handle = opendir('namafolder/')) {
while ($file = readdir($handle)) {
echo $file."',<br>";
}
closedir($handle);
}
?>
Script tersebut nantinya akan menampilkan halaman seperti di gambar di bawah ini,

semoga bermanfaat ya..
Membuat String dengan Heredoc dan nowdoc (PHP)
Heredoc dan Nowdoc memiliki beberapa fungsi dan salah satunya adalah memasukan javascript ke dalam string, dengan menggunakan heredoc dan nowdoc kita tidak lagi di repotkan dengan tanda kutip tunggal atau ganda.
Contoh String dengan Quote atau Tanda Kutip (yang bukan Heredoc dan Nowdoc)
String bisa di buat dengan tanda kutip tunggal atau ganda,
sebagai contoh
<?php $stringku = 'belajar Php'; echo $stringku; ?>
dan hasilnya adalah
belajar Php
Namun hal sederhana ini bisa menjadi runyam urusannya kalau kita mau memasukan serangkaian text yang mengandung campuran antara double qoute dan single qoute saya bisa ambil contoh sebuah javascript yang biasanya mengandung banyak karakter yang tidak di izinkan dalam string yang menggunakan double atau single quotes.
jika anda ingin tetap menggunakan string dengan pembatas double atau single kutip, maka bisa saja di lakukan yaitu dengan cara memasukan tanda \ sebelum tanda kutip tersebut,,
sebagai contoh misalkan gini
$mystring = 'kalimat \'yang ini di dalam kutip\'';
Dan hasilnya adalah
kalimat 'yang ini di dalam kutip'
Tapi melakukan hal di atas untuk sebuah javascript yang mengandung banyak tanda kutip tentu akan sedikit merepotkan, Nah itulah perlunya ada Heredoc dan nowdoc
dengan Heredoc dan nowdoc kita tidak lagi di repotkan dengan double atau single tanda kutip, semuanya tidak menjadi masalah karena pembatasan string pada Heredoc dan Nowdoc di batasi dengan pembatas kita sendiri yang bisa di buat seunik mungkin agar tidak ada sama dengan karakter di dalam string itu sendiri.
Syarat-Syarat dan Ketentuan Heredoc dan Nowdoc
Heredoc,
- Code di awali dengan operator <<< sebelum identifier (kata yang menjadi identitas contoh di dibawah ‘END_TEXT’
- Pada saat Cloasing Tag, harus berada di satu baris tersendiri di kolom pertama (tidak boleh di awali dengan spasi atau tab atau yang lainnya apalagi kalau sampai ada semut hehehee)
- Tanda $ dan Operator PHP lainnya akan di jalankan sesuai dengan fungsinya (contoh ada di bawah
Nowdoc,
- Pembuka tag identifier di apit dengan tanda kutip contoh <<< “batasstring”
- Pada saat Cloasing Tag, harus berada di satu baris tersendiri di kolom pertama (tidak boleh di awali dengan spasi atau tab atau yang lainnya)
- Tanda $ dan Operator PHP lainnya akan di jalankan seagai text biasa saja.
Contoh penggunaan Heredoc adalah sebagai berikut
<?php
$heredocString = <<<batas_TEXT
<SCRIPT type='text/javascript' language='JavaScript'>
document.write("aku belajar php")
</SCRIPT>
batas_TEXT;
echo $heredocString;
?>
dan hasilnya adalah
<SCRIPT type='text/javascript' language='JavaScript'>
document.write("aku belajar php")
</SCRIPT>
tanda atau Kalimat “<<<batas_TEXT ” adalah batas dari string di atas, kalimat ini bisa apa saja asalkan batas awal dan batas akhir adalah sesuatu yang sama.
Selain itu, Heredoc juga memungkinkan anda memasukan variable lain kedalam string lagi, sebagai contoh seperti ini,
<?php
$kalimat = "belajar php dengan haryanto trick";
$heredocString = <<<END_TEXT
<SCRIPT type='text/javascript' language='JavaScript'>
document.write('$kalimat')
</SCRIPT>
END_TEXT;
echo $heredocString;
?>
Dan hasilnya adalah
<SCRIPT type='text/javascript' language='JavaScript'>
document.write('belajar php dengan haryanto trick')
</SCRIPT>
Contoh Menggunakan Nowdoc
Perbedaan penulisan Nowdoc hanya berbeda sedikit dengan Heredoc tapi efeknya sangat besar terhadap kerja script PHP yang anda buat, perbedaan penulisan hanya pada pembatas string yang di tambahi tanda kutip, sebagai contoh bentuk penulisannya seperti ini,
<?php $heredocString = <<<'END_TEXT' kalimat END_TEXT; echo $heredocString; ?>
Perbedaan antara Heredoc dan Nowdoc
Meskipun mirip, nowdoc berbeda dengan heredoc, jika pada heredoc tanda $ akan di eksekusi sebagai variable, sedangakan pada nowdoc tidak, mungkin akan lebih jilas jika anda memperhatikan kedua contoh di bawah ini,,
Heredoc
<?php $kalimat = "aku belajar Php di situs haryanto blog"; $heredocString = <<<END_TEXT $kalimat END_TEXT; echo $heredocString; ?>
Maka hasilnya
aku belajar Php di situs haryanto blog
Dengan heredoc maka $kalimat akan di eksekusi sebagai variable menjadi “aku belajar Php di situs haryanto blog”
Nowdoc
<?php $kalimat = "aku belajar Php di situs haryanto blog"; $heredocString = <<<'END_TEXT' $kalimat END_TEXT; echo $heredocString; ?>
Hasil dari kode di atas adalah:
$kalimat
Ya kita lihat tanda $kalimat tetap menjadi $kalimat dan tidak di eksekusi sebagai variable.
Moga-moga penjelasannya gak tambah bikin mumet ya,,, maklum saya masih belajar juga,, semoga bermanfaat.
Explode PHP | Penjelasan dan Contoh Penggunaan
Explode pada berfungsi untuk memisahkan string dengan string, sebagai contoh jika kita ingin memisahkan kalimat berdasarkan spasi atau yang lainnya, contoh penggunaan Explode seperti ini,
explode(' ','penjalasan tentang funsi php');
Pada code php di atas, maka hasil dari $test adalah berupa array yang terbentuk dari kalimat “penjalasan tentang funsi php” yang di pisahkan dengan spasi..
Jika kita menggunakan Print_r (fungsi untuk menampilkan array) maka hasilnya adalah seperti di bawah ini,,
Array
(
[0] => penjalasan
[1] => tentang
[2] => funsi
[3] => php
)
format penulisan pada explode adalah sebagai berikut
array explode ( string $delimiter , string $string [, int $limit ] )
Dimana di jelaskan Parameternya adalah:
Delimiter
Adalah batas pemisah string, pada contoh di atas kita gunakan spasi,
String
String di atas adalah input string, atau dalam artian text yang akan di pisahkan dengan explode
Limit
Limit adalah pembatasan menurut beberapa penulisan
JIka Limit di sini di isi dengan angka positif, maka string(input) akan di pisahkan sejumlah angka tersebut dengan elemen terakhir sebagai sisa string dan di masukan kepada elemement terakhir secara utuh dari sisa string yang tidak terpisah.
contohnya seperti ini,,
$test = explode(‘ ‘,’penjalasan tentang funsi php’,2);
Dan Hasilnya adalah
Array
(
[0] => penjalasan
[1] => tentang funsi php
)
Jika Limit di isi dengan angaka negatif, maka string akan di kembalikan semua, kecuali elemen terakhir yang akan di buang berdasarkan angka negatif, contohnya sebagai berikut
explode(' ','penjalasan tentang funsi php',-2);
Maka hasilnya adalah
Array
(
[0] => penjalasan
[1] => tentang
)
Selanjutnya jika Limit di isi dengan angka Nol, maka hasil yang di tampilkan adalah semua elamen yang di masukan ke array dalam satu element
contoh
explode(' ','penjalasan tentang funsi php',0);
Dan Hasilnya adalah
Array
(
[0] => penjalasan tentang funsi php
)
Kebalikan dari Explode adalah Implode, dan akan saya bahas dalam posting selanjutnya,, semoga bermanfaat


